Bagi generasi 90-an, Minggu pagi identik dengan satu hal: Doraemon di RCTI. Selama 35 tahun, robot kucing berwarna biru ini menemani akhir pekan kita dengan petualangan seru bersama Nobita dan teman-teman. Namun, kabar pahit datang menghampiri. Setelah puluhan tahun, RCTI memutuskan untuk mengakhiri penayangan Doraemon. Berita ini tentu saja membuat mimin—dan mungkin juga brosis—merasa sedikit sakit hati.
Doraemon bukan sekadar kartun. Ia adalah bagian dari masa kecil kita. Mimin masih ingat betul bagaimana setiap Minggu pagi, mimin sudah duduk manis di depan televisi, siap untuk menyaksikan petualangan terbaru Doraemon dan Nobita. Alat-alat canggih dari kantong ajaib Doraemon selalu berhasil membuat mimin berdecak kagum. Baling-baling bambu, pintu ke mana saja, senter pengecil—semuanya terasa begitu nyata dan memanjakan imajinasi anak-anak.
Lebih dari sekadar hiburan, Doraemon juga memberikan banyak pelajaran berharga. Kita belajar tentang persahabatan, keberanian, kerja keras, dan pentingnya menghargai orang lain. Nobita, meski seringkali ceroboh dan malas, selalu berusaha untuk menjadi lebih baik dengan bantuan Doraemon. Sifat-sifat positif inilah yang membuat Doraemon menjadi tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik.
Keputusan RCTI untuk mengakhiri penayangan Doraemon tentu menimbulkan berbagai pertanyaan. Mengapa kartun yang begitu populer dan dicintai harus berakhir? Apakah ini pertanda bahwa selera penonton telah berubah? Atau apakah ada alasan lain yang lebih mendalam? Apapun alasannya, mimin yakin bahwa kenangan tentang Doraemon akan tetap abadi di hati kita.
Bagi mimin, Doraemon adalah simbol dari masa kecil yang bahagia dan tanpa beban. Ia adalah teman setia yang selalu ada untuk menghibur dan menemani kita. Meskipun Doraemon tidak lagi tayang di RCTI, mimin yakin bahwa ia akan tetap hidup dalam ingatan kita. Kita masih bisa menontonnya melalui platform streaming atau membeli DVD-nya. Yang terpenting, semangat dan nilai-nilai positif yang diajarkan oleh Doraemon akan terus menginspirasi kita.
Terima kasih, Doraemon, atas semua kenangan indah yang telah kau berikan. Kau akan selalu menjadi bagian dari masa kecil kami. Selamat tinggal, dan sampai jumpa di lain waktu.
