Thursday, December 18, 2025

Cara Mendapatkan Emote Terbatas "MabarSatsetNoDrama" di MLBB: Event Kolaborasi dengan El Rumi dan Jefri Nichol!

Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) kembali memanjakan para pemain setianya dengan menghadirkan event seru yang sayang untuk dilewatkan. Kali ini, MLBB berkolaborasi dengan dua artis lokal ternama Indonesia, yaitu El Rumi dan Jefri Nichol, dalam event bertajuk "MabarSatsetNoDrama". Event ini menawarkan kesempatan emas bagi brosis untuk mendapatkan emote terbatas eksklusif yang pastinya akan membuat pengalaman bermain semakin asyik.

Lantas, bagaimana cara mendapatkan emote terbatas "MabarSatsetNoDrama" ini? Simak langkah-langkah berikut:

1. Login ke MLBB dan Pilih Event Festival Teman

Langkah pertama yang harus brosis lakukan adalah login ke dalam game MLBB. Setelah berhasil masuk, cari dan pilih event "Festival Teman" yang biasanya terletak di halaman utama atau bagian event dalam game.

2. Pilih "Kamu Pilih Mereka Dihukum"

Setelah masuk ke halaman Festival Teman, cari opsi "Kamu Pilih Mereka Dihukum". Pada tampilan ini, brosis akan melihat tombol "Pergi" yang akan langsung mengarahkan brosis ke halaman event yang sebenarnya.


3. Kumpulkan Skor untuk Mendapatkan Emote Terbatas

Di halaman event, brosis akan menemukan informasi bahwa untuk mendapatkan emote terbatas "MabarSatsetNoDrama", brosis perlu mengumpulkan skor sebanyak 30 poin. Skor ini bisa didapatkan dengan menyelesaikan berbagai tugas yang telah disediakan. Berikut adalah daftar tugas dan skor yang bisa brosis peroleh:

- Vote hukuman: 10 poin

Jefri atau El jual gorengan atau kang parkir😅

- Follow akun TikTok MLBB: 10 poin

- Login ke dalam game MLBB: 5 poin

- Upload video dengan tagar #MabarSatsetNoDrama: 10 poin

- Share halaman event: 5 poin

Jika brosis menyelesaikan semua tugas tersebut, total skor yang bisa didapatkan adalah 40 poin.

Skor masih 30, karena event mulai tanggal 18 Desember 2025


4. Selesaikan Tugas di TikTok

Perlu diperhatikan bahwa sebagian besar tugas dalam event ini dilakukan melalui platform TikTok. Brosis akan diarahkan ke akun TikTok resmi MLBB untuk menyelesaikan tugas-tugas seperti vote hukuman, follow akun, dan share halaman event. Khusus untuk tugas upload video, brosis wajib membuat dan mengunggah video di TikTok dengan menggunakan tagar #MabarSatsetNoDrama.

5. Klaim Hadiah Setelah Mencapai Skor yang Dibutuhkan

Setelah brosis menyelesaikan tugas-tugas dan berhasil mengumpulkan skor minimal 30 poin, brosis bisa langsung mengklaim hadiah yang tersedia. Dalam event ini, brosis diberikan pilihan untuk memilih salah satu dari tiga hadiah menarik, yaitu:

- Emote chip Hero "Well Done!"

- Efek interaktif "Bang Telotet Bang"

- Emote terbatas "MabarSatsetNoDrama"

Cuma bisa pilih satu ya😑

Pilihlah hadiah yang paling brosis inginkan, karena brosis hanya bisa memilih satu hadiah saja.


Event Terbatas, Jangan Sampai Ketinggalan!

Event kolaborasi MLBB dengan El Rumi dan Jefri Nichol ini sangat terbatas, lho! Event ini berlangsung mulai tanggal 18 hingga 30 Desember 2025. Jadi, jangan sampai ketinggalan kesempatan emas ini ya, brosis! Segera selesaikan semua tugas dan klaim emote terbatas "MabarSatsetNoDrama" sebelum event berakhir. Semoga beruntung dan selamat bermain!

Tuesday, December 16, 2025

Sudah Berapa Friendship Coin yang Brosis Kumpulkan? Mungkinkah Tembus 9000?

Hai Brosis! Gimana nih progres Friendship Coin kalian sampai hari ini? Mimin jadi penasaran, sudah pada sampai angka berapa nih? Kalau dipikir-pikir, seharusnya Friendship Coin kita sudah lumayan banyak ya. Tapi, ada satu hal yang bikin sedikit nyesek nih, yaitu pembatasan Friendship Coin harian.

Seperti yang kita tahu, setiap harinya kita hanya bisa mengumpulkan maksimal 150 Friendship Coin. Kalau dihitung dari awal event sampai tanggal 16 Desember 2025 ini, kemungkinan terbesar kita baru bisa mengumpulkan sekitar 8720 Friendship Coin saja. Belum sampai 9000, Brosis! Sedih ya?


Kenapa Bisa Gitu?

Ya jelas dong, penyebab utamanya adalah pembatasan 150 Friendship Coin per hari itu. Mimin jadi bertanya-tanya, sebenarnya tujuan pembatasan ini apa ya? Apakah biar kita gak terlalu "ngoyo" mainnya? Atau ada alasan lain?

Restoran Bawah Laut dan Tiketnya: Buat Apa?

Ngomong-ngomong soal event, Brosis pada rajin main restoran bawah laut gak nih? Pasti pada punya banyak tiket restoran bawah laut kan? Nah, tiket itu kan memang buat menjalankan restoran. Tapi, lagi-lagi, Friendship Coin yang kita dapat tetap saja mentok di angka 150 per hari.

Yang menarik, justru Food Coin kita yang bertambah banyak. Food Coin ini memang berguna banget buat meningkatkan level restoran bawah laut kita. Selain itu, Food Coin juga dipakai buat ranking di leaderboard restoran, baik antar teman maupun peringkat mingguan.


Hadiah Leaderboard: Cuma Piagam?

Nah, ini dia yang bikin Mimin agak kurang semangat. Hadiah dari leaderboard restoran ini ternyata cuma piagam dan printilan lainnya saja, Brosis! Jadi, buat apa kita ngoyo banget buat naikin Food Coin kalau hadiahnya cuma itu-itu saja? Mending santai aja ya kan? paling kocak lagi malah ada yang pakai cara curang dengan pakai auto clicker! Buat apa?! Toh, Friendship Coin kita juga terbatas cuman 150 per hari, Mimin aja jadinya cuman main satu misi restoran bawah laut dan gak lanjutin lagi.

 

Kesimpulan

Jadi, buat Brosis semua, gak usah terlalu ngoyo buat ngejar Friendship Coin atau Food Coin ya. Santai aja, nikmati gamenya, dan jangan lupa istirahat. Ingat, kesehatan lebih penting daripada sekadar piagam di leaderboard. Setuju?

Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa jadi bahan diskusi buat kita semua. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

 

 

 


Apakah AI Generatif Membunuh Kontributor Fotografer? Analisis Kasus EyeEm

Kemajuan teknologi Artificial Intelligence (AI) generatif telah membawa perubahan signifikan di berbagai industri, termasuk fotografi. Kemampuan AI untuk menghasilkan gambar dengan cepat dan murah menimbulkan pertanyaan serius tentang masa depan fotografer, terutama kontributor di platform stok foto. Penutupan permanen EyeEm pada 13 Januari 2026 menjadi bukti nyata dampak disrupsi ini.


Disrupsi AI dalam Industri Fotografi

AI generatif memungkinkan siapa saja membuat gambar berkualitas tinggi hanya dengan memasukkan teks deskriptif. Platform seperti DALL-E, Midjourney, dan Stable Diffusion telah mendemokratisasi pembuatan konten visual, yang sebelumnya membutuhkan keterampilan dan peralatan khusus. Akibatnya, permintaan akan foto stok tradisional menurun karena bisnis dan individu beralih ke gambar yang dihasilkan AI yang lebih terjangkau dan mudah disesuaikan.


Model Bisnis EyeEm yang Tidak Berkelanjutan 

EyeEm, platform yang menghubungkan fotografer dengan pembeli foto, telah berjuang untuk bersaing di pasar yang berubah dengan cepat. Model bisnis mereka, yang bergantung pada komisi dari penjualan foto, menjadi tidak berkelanjutan karena harga gambar yang dihasilkan AI terus menurun. Meskipun EyeEm mencoba beradaptasi dengan menawarkan integrasi AI, upaya ini tidak cukup untuk mengimbangi penurunan pendapatan.


Dampak pada Kontributor Fotografer

Penutupan EyeEm berdampak besar pada ribuan fotografer yang mengandalkan platform tersebut untuk pendapatan mereka. Banyak kontributor kehilangan sumber penghasilan utama mereka, dan prospek menemukan pekerjaan baru di industri fotografi menjadi semakin menantang. AI generatif tidak hanya mengurangi permintaan akan fotografer tetapi juga menurunkan nilai karya mereka. 


Bukti dari Penutupan EyeEm

Pengumuman penutupan EyeEm pada 13 Januari 2026 mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh komunitas fotografi. Dalam pernyataan resmi, perusahaan tersebut mengutip "perubahan pasar yang signifikan" dan "meningkatnya persaingan dari platform AI" sebagai alasan utama keputusan tersebut. Penutupan EyeEm berfungsi sebagai peringatan bagi platform stok foto lainnya dan fotografer individu tentang perlunya beradaptasi dengan lanskap yang berubah.


Adaptasi dan Inovasi

Meskipun tantangan yang ditimbulkan oleh AI generatif sangat besar, fotografer memiliki peluang untuk beradaptasi dan berinovasi. Salah satu pendekatannya adalah dengan berfokus pada bidang-bidang di mana AI tidak dapat bersaing, seperti fotografi khusus, fotografi jurnalistik, dan pembuatan konten visual yang sangat personal. Membangun merek pribadi yang kuat dan menawarkan layanan yang unik juga dapat membantu fotografer membedakan diri dari gambar yang dihasilkan AI.

 

Kesimpulan

Penutupan EyeEm adalah indikasi yang jelas tentang dampak disrupsi AI pada industri fotografi. Sementara AI generatif menghadirkan tantangan yang signifikan, fotografer yang bersedia beradaptasi dan berinovasi dapat menemukan cara untuk berkembang di pasar yang berubah. Masa depan fotografi mungkin berbeda, tetapi bukan berarti tidak ada harapan bagi para profesional yang berdedikasi pada seni ini.