Belakangan ini dunia otomotif tanah air kembali dihebohkan dengan perbandingan antara dua motor populer dari pabrikan berbeda. Mimin sendiri pun kaget melihatnya, tanpa sengaja terlihat bahwa varian warna baru Honda Vario Evo 160 CBS Nitro Grey Lime terasa sangat mirip dengan warna Yamaha Aerox Alpha Silver Yellow. Entah ini sekadar kebetulan semata atau memang ada kesengajaan dari tim desain, yang jelas jika disandingkan secara berdampingan, kedua warna ini terasa nyaris sama persis. Bisa dibilang rasanya 11-12, sulit dibedakan sekilas pandang.
Namun, meski warnanya nyaris serupa, ada perbedaan mendasar yang langsung terlihat dari bentuk bodi. Brosis pasti sudah tahu bahwa Aerox Alpha memiliki desain dengan punggung atau bukan dek rata, sedangkan Vario Evo tetap mempertahankan ciri khasnya sebagai skuter dengan dek rata. Hal ini membuat kesan penggunaannya pun berbeda: Vario lebih praktis untuk membawa barang, sementara Aerox terlihat lebih tegas dan berkarakter.
Dari segi harga pun keduanya tidak terpaut terlalu jauh, sehingga wajar jika banyak calon pembeli mulai membandingkan keduanya secara menyeluruh. Yang membuat perbincangan makin menarik adalah hal lain pada desain Aerox Alpha. Jika dilihat dari bagian depan, terutama pada bentuk lampu utamanya, terasa ada kemiripan yang cukup jelas dengan desain yang sudah lama digunakan Honda pada Vario 160 maupun CBR 250RR. Meskipun hanya terlihat sebagai peniruan secara minor, kesamaan ini cukup mencolok.
![]() |
| Saling contek!😅 |
Kalau sudah disandingkan dari sisi depan, rasanya seperti melihat kakak dan adik, padahal keduanya berasal dari pabrikan yang berbeda. Meski begitu, Aerox Alpha tetap punya keunggulan soal kesan sporty. Desain punggungnya membuat tampilan motor ini terasa lebih gagah, dan dimensinya pun terasa lebih besar atau “gambot” dibandingkan Vario Evo 160. Sementara Vario tetap mengusung kesan elegan dan serbaguna yang sudah menjadi ciri khasnya selama ini.
Apakah ini hanya tren desain yang berkembang atau memang saling mengadopsi elemen satu sama lain? Mimin kira itu tergantung pandangan masing-masing orang. Yang jelas, persaingan di segmen skuter menengah kini semakin ketat, dan konsumenlah yang akhirnya diuntungkan karena punya banyak pilihan dengan gaya dan spesifikasi yang makin bervariasi. Brosis sendiri lebih condong memilih yang mana nih?
.


No comments:
Post a Comment