Kira-kira sudah dua tahun lebih Mimin setia main Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Dulu rasanya tiap pulang kerja, jari langsung otomatis buka aplikasi ini. Entah kenapa sekarang rasanya sudah mulai bosan, apalagi kalau masuk ke mode rank atau classic. Padahal tujuannya awalnya cuma buat hiburan, tapi lama-lama malah jadi beban pikiran.
Alasan utamanya jelas: fokus di dunia nyata alias bekerja jadi prioritas utama. Waktu dan pikiran yang Mimin miliki sekarang lebih banyak dicurahkan buat pekerjaan, karena itu sumber penghidupan dan tanggung jawab yang tidak bisa ditawar. Belum lagi setelah bekerja masih ada sederet kegiatan lain yang tidak kalah penting. Ada waktu buat sosialisasi sama teman atau keluarga, mengurus berbagai keperluan di rumah, sampai bersenang-senang dengan cara lain: nonton film, kulineran, belanja barang yang dibutuhkan, atau sekadar jalan-jalan keliling kota buat melepas lelah. Kadang Mimin juga sempatkan olahraga atau mengembangkan hobi lama yang sempat tertinggal.
Di tengah padatnya jadwal ini, mengatur waktu jadi hal yang sangat krusial. Termasuk menyisihkan waktu cukup buat istirahat dan tidur, supaya badan dan pikiran tetap fit buat menjalani aktivitas keesokan harinya. Nah, dari situlah muncul alasan kenapa main MLBB mulai terasa membosankan. Permainannya itu-itu saja, pola yang berulang setiap hari, sampai akhirnya hiburan yang diharapkan malah berubah jadi sumber stres.
Ini terasa banget terutama di mode rank. Unsur bersenang-senang yang seharusnya jadi inti bermain, bergeser total karena dorongan kompetisi. Kita jadi sibuk memikirkan naik turun bintang, menang kalah pertandingan, sampai lupa tujuan awal main game. Belum lagi satu pertandingan rank bisa memakan waktu 15-20 menit, yang rasanya sangat berharga buat dipakai hal lain. Dan yang paling bikin emosi: ketemu player random yang toxic. Sebagai solo player, Mimin rasanya sudah jadi makanan sehari-hari menghadapi tipe pemain yang suka menyalahkan orang lain, ngomong kasar, atau bahkan sengaja main jelek. Rasanya energi habis cuma buat menghadapi perilaku seperti itu.
Karena waktu main MLBB Mimin sekarang cuma 1 atau 2 jam sehari, akhirnya pilihannya jatuh ke mode brawl. Permainannya cepat, cuma 5-7 menit, tapi misi harian tetap bisa terpenuhi. Apalagi kalau ada event yang menawarkan hadiah gratis, cukup selesaikan beberapa match saja sudah dapat keuntungan. Di sini Mimin masih bisa merasakan hiburan tanpa takut turun bintang atau dihujat orang lain.
Buat brosis yang punya banyak waktu luang, tentu tidak salah kalau tetap menikmati mode rank. Tapi ingat ya, kehidupan nyata tetap lebih penting. Sudah sering dapat lose strike di MLBB, masa harus sampai dapat lose strike juga di kehidupan nyata? Kan gak lucu, brosis.
![]() |
| Tulang punggung di dunia nyata & dunia maya |
Ini cuma curhatan Mimin, bukan bermaksud memojokkan game ini sama sekali. Hanya mau berbagi, bahwa kita perlu sadar berapa banyak waktu dan energi yang kita curahkan buat hiburan digital. Pada akhirnya, kehidupan nyata yang kita jalani setiap hari jauh lebih berharga daripada sekadar deretan bintang di akun game.
